Kepedulian PLN UIP Nusra Di Ramadhan Lahirkan Harapan Baru Bagi Ribuan Keluarga Yang Membutuhkan Dukungan

Jumat, 27 Februari 2026 | 12:14:56 WIB

JAKARTA - Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN menyalurkan puluhan ribu paket bingkisan kepada masyarakat di berbagai wilayah Indonesia selama Ramadan 1447 Hijriah. Program ini menjadi bagian dari kegiatan sosial PLN yang bertujuan membantu masyarakat sekaligus memperkuat nilai solidaritas di bulan suci.

Sebanyak lebih dari 45.000 paket bingkisan disiapkan untuk para penerima manfaat. Pada tahap awal pelaksanaan, lebih dari 23.000 paket bantuan telah disalurkan secara serentak di 13 lokasi berbeda pada Rabu (25/2).

Program tersebut merupakan bagian dari kegiatan sosial bertajuk Cahaya Berkah Ramadan 1447 H yang digagas oleh Yayasan Baitul Maal PLN.

Melalui kegiatan ini, PLN berupaya memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui berbagai program kemanusiaan yang berkelanjutan.

Komitmen Sosial PLN Untuk Masyarakat

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan bahwa kegiatan berbagi selama Ramadan merupakan wujud kepedulian insan PLN kepada masyarakat.

Menurutnya, perusahaan tidak hanya berperan sebagai penyedia layanan listrik, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia berharap paket bingkisan yang disalurkan dapat membantu masyarakat menjalani ibadah puasa dengan lebih nyaman.

Darmawan juga menyampaikan bahwa kegiatan berbagi ini diharapkan mampu membawa kebahagiaan bagi masyarakat penerima manfaat.

Program tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen PLN dalam menjalankan kegiatan sosial secara berkelanjutan.

Penyaluran Bantuan Di Wilayah Jabodetabek

Penyaluran bantuan dilakukan secara serentak di sejumlah wilayah agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Di kawasan Jabodetabek, lebih dari 2.500 paket bingkisan disalurkan kepada masyarakat di beberapa titik penyaluran.

Lokasi tersebut antara lain Kampung Deret Petogongan Jakarta Selatan, Masjid Institut PLN Jakarta Barat, serta Yayasan Abdul Wahid Hasyim Masjid Al-Munawaroh Jakarta Selatan.

Bantuan juga disalurkan kepada masyarakat di Masjid Al-Akhbar Jakarta Timur dan Taman Baca Amalia Tangerang Selatan.

Selain itu distribusi bantuan turut menjangkau sejumlah wilayah di Bogor dan Depok melalui masjid yang menjadi pusat kegiatan masyarakat.

Pemanfaatan Dana Zakat Pegawai

Program bantuan Ramadan yang dijalankan oleh YBM PLN bersumber dari dana zakat para pegawai muslim PLN.

Dana tersebut dikelola secara amanah untuk mendukung berbagai kegiatan sosial, keagamaan, serta program pemberdayaan masyarakat.

Melalui pengelolaan yang sistematis, zakat yang dihimpun tidak hanya disalurkan sebagai bantuan langsung.

Zakat juga dimanfaatkan untuk menghadirkan program yang memberikan manfaat jangka panjang bagi para penerima manfaat.

Ketua Umum YBM PLN Sulistyo Biantoro mengatakan bahwa dukungan dari para pegawai PLN menjadi kekuatan penting dalam menjalankan berbagai kegiatan sosial.

Memperkuat Solidaritas Sosial

Sulistyo Biantoro menjelaskan bahwa Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Kegiatan berbagi yang dilakukan melalui program ini diharapkan mampu memberikan harapan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Selain itu kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mempererat solidaritas sosial antarwarga.

Ia menilai semangat berbagi yang tumbuh selama Ramadan dapat memperkuat rasa kebersamaan dalam masyarakat.

Program ini juga diharapkan dapat membantu mendorong kemandirian masyarakat melalui berbagai kegiatan pemberdayaan.

Kolaborasi Dengan Dunia Pendidikan

Kegiatan sosial yang dilakukan oleh YBM PLN juga melibatkan lingkungan pendidikan sebagai bagian dari upaya memperluas dampak program.

Institut Teknologi PLN menjadi salah satu lokasi pelaksanaan kegiatan penyaluran bantuan Ramadan.

Rektor Institut Teknologi PLN Iwa Garniwa menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang dilakukan oleh PLN Group melalui YBM PLN.

Ia menilai kegiatan berbagi selama Ramadan dapat menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk memahami pentingnya empati dan kepedulian sosial.

Menurutnya, Ramadan mengajarkan bahwa keberkahan tidak hanya diukur dari apa yang dimiliki seseorang, tetapi juga dari manfaat yang dapat diberikan kepada sesama.

Terkini